Menulis bukanlah hal yang rumit.
Menurut Pramoedya Ananta Toer, tulisan lebih tajam dari senjata apapun di dunia
ini. Menulis adalah hal paling menyenangkan yang bisa dilakukan. Seseorang bisa
mencurahkan segalanya, dari indahnya bangun pagi, sarapan, mendidik murid jika
seorang pendidik, bercanda tawa dengan keluarga terdekat, atau hanya sekedar
berjalan-jalan melepas penat. Semua orang bisa menulis. Berikut pengalaman sedikit
tips menulis yang dirangkum berdasarkan dari beberapa orang pecinta tulisan.
1.
Tulislah sesuai
keinginan hati
Hati adalah bagian paling jujur dalam anatomi tubuh
manusia. Jika pikiran masih terbentur dengan logika dan apa kata orang lain,
hati tidak bisa berbohong. Tulislah sesuai keinginan hati. Apapun yang ingin
Anda tulis entah itu menyangkut curahan hati, aktivitas hari ini, atau sekedar
mengkritisi kehidupan sehari-hari, go a head! Bisa saja tulisan Anda dapat
menjadi referensi bagi orang lain, bukankah itu sesuatu hal yang membanggakan?
2.
Jangan takut
salah!
Ketika seseorang ditanya, mengapa Anda tidak suka
menulis? Ah, saya tidak bakat menulis, saya takut salah. Tidak ada gading yang
tak retak, tak ada putih tanpa hitam. Orang harus melakukan kesalahan supaya
dirinya tahu dimana letak kesalahan dan membenahinya. Tulislah, tidak ada
tulisan yang jelek, yang ada hanya tulisan yang tidak pernah dibenahi. Bila
orang berusaha mengkritik tulisan Anda, berterima kasihlah, karena berkat
kata-kata pedas mereka Anda bisa belajar.
3.
Meng-copas tulisan orang lain? Boleh saja!
Well, di era globalisasi yang semakin maju ini memang
tidak bisa disalahkan jika praktek plagiasi sudah menjadi biasa di kalangan
masyarakat. Baik siswa maupun mahasiswa dan berbagai profesi yang menuntut
kehadiran internet di sekitar dunia mereka pasti pernah melakukan praktek meng-copy paste. Hal ini bukan selalu
berdampak negatif. Tulisan yang baik adalah tulisan yang telah mengcopy berkali-kali tulisan orang lain
untuk ditiru, dimodifikasi, dibenahi, hingga menghasilkan tulisan baru yang
lebih baik lagi. Bukankah budaya manusia pun tidak bisa lepas dari meniru-niru
kebudayaan orang lain? So, lakukanlah
dengan lebih baik.
4.
Budayakanlah
membaca
Saat ini telah banyak berbagai artikel yang
menghadirkan informasi seputar kehidupan manusia dengan lebih singkat dan
menarik. Tidak hanya dalam bentuk koran atau majalah, tulisan online kini makin
diminati bahkan menjadi trending topic di media sosial. Cobalah untuk banyak
membaca, kalau Anda tidak kuat jangan buku dulu, lima artikel saja sudah cukup
mengisi pengetahuan Anda. Lalu tulislah sesuatu, dijamin akan menciptakan
sebuah pemikiran baru!
5.
Lebih baik
menambah, jangan dikurangi!
Jika Anda menulis sesuatu yang panjang, dan runtut,
jangan pernah memperhatikan kesalahan yang bisa dibuat di tiap kata berikutnya.
Yakinlah bahwa apa yang Anda yang Anda tulis adalah istimewa. Jika menurut Anda
terlalu panjang, jangan dihapus dulu. Bisa-bisa inspirasi Anda hilang. Lebih
baik kelebihan daripada kekurangan kata-kata, bukan begitu?
6.
Idolah Anda
adalah juri!
Setiap orang selalu punya idola yang dibanggakan.
Sesuatu yang membuat diri seseorang selalu bersemangat melakukan segalanya.
Jika Anda mengidolakan Marilyn Monroe, atau Taylor Swift, kakek, nenek, ibu,
atau ayah, anggaplah bahwa mereka akan selalu melihat tulisan Anda. Berkat
mereka juga tulisan Anda akan berjalan seperti air mengalir, merekalah
inspirasi Anda. Maka, jangan ragu-ragu untuk mengambil energi positif dari para
idola.
7.
Buatlah inspirasi
sendiri!
Banyak orang mengira inspirasi datang dari tempat yang
tenang, sejuk, dan indah, itu adalah benar. Tetapi inspirasi bisa datang dari
mana saja. Hati manusia yang sedih atau gembira, bisa saja menuliskan sesuatu. Nelson
Mandela yang harus meringkuk di balik penjara di Afrika juga bisa menuliskan
pemikiran cerdasnya tentang upaya penghapusan sistem Apartheid. Seorang penulis
hanya membutuhkan sebuah ruang untuk menulis, sisanya dari kecerdasan
pemikiran.
Selamat menulis.


0 komentar:
Posting Komentar